OhJakarta BANJIR WAE
Monday, February 5th, 2007
Banjir Jakartaku, malang jakarta ku sayang.
Uh pembangunan konsorsium megah dan properti ,dengan ambisi bisnis kekuasaan. Tanpa memperhatikan pembangunan resapan air. Pengalihan kanal dan pintu air yang tidak pernah dipikirkan pemerintah. Pembangunan kanal kanal di kompleks mewah semuanya dibuang ke parit parit , jadi bayangkan kalo di satu kompleks ada beberapa parit besar terus dibuang ke satu kali. Psti airnya meluber. Jangan salahkan fenomena alam. Atau kiriman air dari Bogor, seharusnya pemerintah sudah bisa mengantisipasinya sejak lama , mengingat kejadian ini bukan satu ato dua kali saja. Tapi lebih dari beberapa kali.
Eh lima tahun sekali, so next 5 tahun gimana?????
Kasian juga masyrakat kecil, yang tidak di ajarkan bagaimana menanggulangi banjir. Pemerintah cuma mikir,jual dan beli po9litik doang.
Coba seandainya perumahan pemerintah yang kena, yah sebatas perut saja.Beberapa mentri dan DPR yang terhormat paling tidak baju safarinya saja yang basah. Mungkin baru mereka rasakan, gimana masyrakat kecil pinggiran kali yang ditimpa musibah sekarangt. Coba,deh.
Ok gitu saja.
Sementara kita pikirkan masyrakat kecil,perempuan ,anak,orant2 tua,.Eh pikirkan, bantu, bantu dong, Jangan cuma liat, seolah2 mereka objek wisata. Ayo buatin posko.
Kenapa aku bilang gini soalnya 2 setengah hari aku dirumah, terperangkap dalam kegelisahan banjir sampe di dagu. uhhh